You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Efesiensi Anggaran di Satpol PP Perlu Dikaji Kembali
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Efisiensi Anggaran Satpol PP Perlu Dikaji Kembali

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengkaji kembali sejumlah anggaran yang diefisiensi.

Ini ada anggaran Rp 5 miliar dicoret untuk diklat dasar personel 

Salah satunya anggaran pendidikan dan pelatihan (diklat) personel yang dihapus.

Fisik dan Kemampuan Bela Diri Satpol PP Jadi Perhatian

"Ini ada anggaran Rp 5 miliar dicoret untuk diklat dasar personel dengan argumentasi yang sangat lemah yaitu karena DKI sedang masuk tahapan pilkada," ujar Syarif, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Rabu (24/8).

Dikatakan Syarif, dengan dicoretnya anggaran tersebut, kinerja personel Satpol PP DKI Jakarta tidak bisa meningkat menjadi lebih baik dalam menjalan tugasnya.

"Jadi solusinya harus baca kebutuhan secara cermat dan teliti. Kalau memang tidak terserap maka pejabat pembuat komitmennya harus dievaluasi," ujarnya.

Syarif menambahkan, saat pembahasan anggaran lalu, Satpol PP DKI juga mencoret anggaran belanja seragam personel. Padahal seragam personel tersebut sudah dua tahun lamanya tidak pernah diganti baru.

"Bagaimana personel kita mau mengurus pekerjaanya kalau mereka saja tidak diurus dengan benar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4966 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2994 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1795 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1782 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1746 personNurito